Posted by idamaryati on February 25, 2009
Faktor-Faktor Internal Yang Berhubungan Dengan Pasangan Usia Subur (Pus) Menjadi Akseptor Di Kelurahan Baleendah Kab. Bandung
Cindi Ariesardi* Yanti Hermayanti** Ida Maryati**
ABSTRAK
Banyaknya PUS yang tidak menjadi akseptor dengan kategori ingin menunda kehamilan dan tidak ingin memiliki anak lagi menimbulkan pertanyan mengapa mereka tidak menggunakan kontrasepsi sedangkan mereka bermaksud untuk menunda kehamilan atau tidak ingin memikili anak lagi. Karena jika mereka ingin menunda kehamilan dan tidak ingin memiliki anak lagi sedangkan mereka tidak menggunakan kontrasepsi dapat saja terjadi kehamilan yang tidak tepat waktu atau kehamilan yang tidak diinginkan.
Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research), dikategorikan sebagai penelitian case control. Subyek penelitian ini terdiri dari kelompok kasus yaitu pasangan usia subur (PUS) yang tidak menjadi akseptor dan kelompok kontrol yaitu pasangan usia subur (PUS) yang menjadi akseptor. Penelitian ini dilakukan pada 96 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Untuk analisa data digunakan teknik analisa koefisian korelasi.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari ketiga faktor yang diteliti yaitu faktor pengetahuan, dukungan sosial dan masalah kesehatan didapatkan bahwa yang memiliki pengaruh terhadap PUS tidak menjadi akseptor adalah faktor dukungan sosial. Dari hasil yang didapatkan terdapat perbedaan antara gambaran dukungan sosial yang diterima PUS yang menjadi akseptor dengan PUS yang tidak menjadi akseptor. Dimana sebagian besar responden yang menjadi akseptor (77,08%) mendapatkan dukungan sosial yang tinggi sedangkan hanya sebagian responden yang tidak menjadi akseptor (41,67%) mendapat dukungan sosial yang tinggi dan sebagian kecil (35,42%) mendapatkan dukungan sosial yang cukup.
Dari hasil tersebut terlihat bahwa responden yang tidak menjadi akseptor kurang mendapatkan dukungan sosial jika dibandingkan dengan responden yang menjadi akseptor. Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan dukungan sosial terhadap responden yang tidak menjadi akseptor dengan cara memberikan informasi pada orang-orang disekitar responden tersebut mengenai manfaat kontrasepsi agar terbentuk dukungan untuk menggunakan kontrasepsi.
Dalam penyusunan skripsi ini penulis menggunakan 33 sumber bacaan sebagai referensi yang berupa buku dari perpustakaan dan artikel-artikel yang berasal dari internet.
Kata Kunci : Faktor-Faktor internal , Kontrasepsi, Menjadi Akseptor
*Alumni mahasiswa FIK UNPAD ** Staff Edukatif FIK UNPAD


